Aku berjalan tanpa tau arah dan tujuanku
Dia berlari dengan arah dan tujuannya
Aku mengeluh dengan segala keadaanku
Dia bersyukur atas semua miliknya
Aku menangis merasakan sakit
Dia tersenyum menahan deritanya
Aku tertawa dengan kegembiraanku
Dia menangis haru atas kebahagiaannya
Aku berteriak saat penat melanda
Dia berdzikir ketika hatinya resah
Aku mencaci ketika tersakiti
Dia memuji ketika dizhalimi
Betapa dia dan aku terpisah jurang yang jauh
Dia yang memiliki hati seluas samudera
Aku hanya memiliki hatiku sendiri
Hidupnya untuk dia, Tuhan dan orang lain
Hidupku hanya untukku
Dia tau apa yang dia cari
Sedangkan aku???
Bahkan siapa diriku pun...
"Aku tak tau"
Dia punya mercusuarnya sendiri
Yang akan selalu menuntunnya ke tujuan
Sedangkan aku???
"Apa mercusuarku? Dimana?"
Akankah waktu berpihak padaku?
Menuntun dan menunjukkan arahku
Mencapai mercusuarku
Ya, mercusuar milikku sendiri
No comments:
Post a Comment